Istilah “Messiah” berasal daripada bahasa Ibrani “Mashiach” — bermaksud “yang diurapi”, iaitu manusia yang dipilih dan diberikan amanah.
Dalam bahasa Arab, ia disebut Al-Masih (المسيح).
Namun persoalannya —
adakah manusia menunggu seseorang… atau tidak memahami makna sebenar “yang diurapi”?
📖 DALIL KITAB YAHUDI (ASAS KONSEP MESSIAH)
Kitab Yahudi sendiri tidak menyatakan messiah sebagai Tuhan,
tetapi seorang manusia yang dipilih dari kalangan mereka:
1️⃣ Dari keturunan Daud
Daripada Isaiah 11:1
“A shoot will come up from the stump of Jesse…”
➡️ Maksudnya:
Messiah ialah manusia dari salasilah Daud, bukan entiti luar biasa atau Tuhan.
2️⃣ Seorang raja yang adil
Daripada Jeremiah 23:5
“I will raise up for David a righteous Branch, a King who will reign wisely…”
➡️ Maksudnya:
Messiah adalah pemimpin yang memerintah dengan keadilan
3️⃣ Membawa keamanan dunia
Daripada Isaiah 2:4
“Nation will not take up sword against nation…”
➡️ Maksudnya:
Peranan messiah adalah menghentikan peperangan dan membawa keamanan
4️⃣ Menyatukan umat
Daripada Ezekiel 37:24
“My servant David will be king over them, and they will all have one shepherd…”
➡️ Maksudnya:
Messiah akan menyatukan manusia di bawah satu kepimpinan
⚖️ HAKIKAT MENURUT KITAB MEREKA
Daripada semua dalil ini:
- Messiah = manusia, bukan Tuhan
- Dari keturunan tertentu (Daud)
- Seorang pemimpin / raja
- Membawa:
- keamanan
- keadilan
- penyatuan umat
👉 Maka tidak hairan —
mereka masih menunggu, kerana ciri-ciri ini belum sempurna berlaku.
🔥 PERSPEKTIF AGAMA LAIN
➤ Kristian
Messiah dianggap sebagai
Jesus Christ
- Anak Tuhan
- Penyelamat manusia
- Sudah datang, dan akan datang semula
➤ Islam
Messiah ialah
Nabi Isa (Al-Masih)
- Rasul Allah, bukan Tuhan
- Diangkat ke langit
- Akan turun semula di akhir zaman
Dan akan menentang:
Dajjal
(Al-Masih ad-Dajjal — messiah palsu)
🧠 PENUTUP
Kitab mereka sendiri telah menjelaskan:
Messiah itu manusia yang diurapi — bukan Tuhan.
Namun manusia berpecah:
- Ada yang menunggu
- Ada yang mengangkat jadi Tuhan
- Ada yang memahami sebagai tanda akhir zaman
Hakikatnya,
“yang diurapi” bukan sekadar individu…
tetapi keadaan manusia yang dipilih dan dibentuk.
Kerana di akhir zaman: bukan semua yang datang sebagai “penyelamat” itu benar —
ada yang diurapi dengan kebenaran,
dan ada yang diurapi dengan penipuan.
Dalam tradisi rabinik Yahudi, ada konsep menarik tentang dua figur Mesias, yaitu:
- Mashiach ben Yosef (Mesias anak Yusuf)
- Mashiach ben David (Mesias anak Daud)
Konsep ini tidak muncul eksplisit dalam Tanakh, tetapi berkembang dalam literatur rabinik seperti Midrash dan Talmud.
🔹 1. Mashiach ben Yosef (Mesias anak Yusuf)
📌 Siapa dia?
- Seorang pemimpin awal sebelum Mesias utama
- Dikaitkan dengan suku Efraim / Yusuf
- Lebih bersifat militer & politik
📌 Perannya
Dalam tradisi rabinik, ia:
- Memimpin perang melawan musuh Israel
- Mempersiapkan jalan bagi Mesias akhir
- Mengumpulkan sebagian orang Yahudi ke Israel
📌 Nasibnya
Salah satu aspek paling unik:
➡️ Ia sering digambarkan mati dalam peperangan
Rujukan sering dikaitkan dengan:
- Zakharia 12:10
➡️ Ditafsirkan oleh sebagian rabi sebagai kematian tokoh penting (Mesias ben Yosef)
📌 Makna simbolik
- Melambangkan penderitaan & perjuangan awal
- Seperti kisah Nabi Yusuf: menderita sebelum kemuliaan
🔹 2. Mashiach ben David (Mesias anak Daud)
📌 Siapa dia?
- Mesias utama dalam Yudaisme
- Keturunan Raja Daud
- Raja yang sah dan final
📌 Perannya
Ia akan:
- Menyempurnakan misi Mesias
- Membangun kembali Bait Suci
- Mengumpulkan seluruh Israel
- Membawa perdamaian dunia
📌 Karakter
- Pemimpin spiritual dan politik
- Memerintah dengan keadilan dan hikmat
- Tidak harus melakukan mukjizat spektakuler
🔹 3. Hubungan antara keduanya
Dalam beberapa tradisi rabinik:
👉 Ben Yosef datang lebih dulu
👉 Lalu Ben David datang sebagai penyempurna
Urutannya kira-kira:
- Kekacauan dunia
- Munculnya Mashiach ben Yosef (perjuangan & konflik)
- Kematian/kejatuhannya
- Muncul Mashiach ben David
- Zaman damai dimulai
🔹 4. Apakah semua Yahudi percaya ini?
Tidak semua.
- Talmud & Midrash → menyebut konsep ini
- Maimonides → tidak menekankan dua Mesias, hanya satu
➡️ Jadi ini lebih merupakan:
tradisi interpretatif (aggadic), bukan doktrin wajib
🔹 5. Makna teologis
Konsep dua Mesias ini menjelaskan:
- Kenapa ada nubuat tentang Mesias menderita
- Dan juga nubuat tentang Mesias yang menang & berjaya
➡️ Diselesaikan dengan:
- Satu Mesias menderita (ben Yosef)
- Satu Mesias berjaya (ben David)
🔹 Kesimpulan sederhana
| Aspek | Ben Yosef | Ben David |
| Peranan | Persiapan | Penyempurna |
| Sifat | Militer / penderitaan | Raja damai |
| Nasib | Bisa wafat | Berjaya |
| Status | Tidak selalu wajib dipercaya | Inti keimanan Yahudi |

